Kenapa Produk Merchandise Fungsional Lebih Diingat daripada Produk Unik?

10 April 2026 Oleh Hana Palestri ± 4 Menit Baca
Kenapa Produk Merchandise Fungsional Lebih Diingat daripada Produk Unik?
image 4

Banyak brand masih berpikir bahwa semakin unik sebuah merchandise, semakin besar juga peluangnya untuk diingat. Padahal, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar, tapi juga tidak selalu salah.

Dalam praktiknya, tidak semua produk bisa diperlakukan dengan strategi yang sama. Hal ini juga berlaku dalam memilih merchandise. Ada yang cocok dengan pendekatan unik dan anti-mainstream, tapi ada juga yang justru lebih efektif jika fokus pada produk merchandise fungsional.

Masalahnya, banyak brand yang terlalu fokus pada keunikan, sampai lupa satu hal penting, apakah merchandise tersebut benar-benar akan digunakan?

Karena pada akhirnya, merchandise yang paling diingat bukan yang paling unik, tapi yang paling sering dipakai.

Apa Itu Produk Merchandise Fungsional?

Produk merchandise fungsional adalah merchandise yang memiliki kegunaan nyata dalam aktivitas sehari-hari.

Contohnya seperti tumbler, tote bag, pulpen, atau notebook. Produk-produk ini digunakan berulang kali, sehingga secara tidak langsung membuat brand kamu terus terlihat.

Keunggulan utamanya ada pada frekuensi penggunaannya. Semakin sering dipakai, semakin sering juga brand kamu terekspos.

Apa Itu Produk Merchandise Unik?

Sebaliknya, merchandise unik adalah produk yang dibuat untuk menarik perhatian dan memberikan kesan berbeda.

Biasanya, produk ini memiliki desain yang lebih kreatif, bentuknya tidak biasa, atau bahkan limited edition. Tujuannya adalah menciptakan kesan tersendiri saat pertama kali diterima.

Namun, tantangannya adalah tidak semua merchandise unik berakhir digunakan. Banyak yang hanya disimpan, atau bahkan terlupakan setelah beberapa waktu.

Baca juga: Merchandise Event Sekali Pakai vs Jangka Panjang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

image 10

Perbandingan Merchandise Fungsional vs Unik: Mana yang Lebih Diingat?

Kalau dilihat sekilas, merchandise yang unik memang terasa lebih menarik. Namun, perhatian yang besar di awal belum tentu berbanding lurus dengan daya ingat dalam jangka panjang.

Supaya kamu lebih mudah menentukan pilihan, ini perbandingan keduanya:

1. Cara Brand Diingat

Jika dilihat dari cara audiens mengingat sebuah brand, merchandise yang fungsional memiliki keunggulan karena digunakan secara berulang dalam kehidupan sehari-hari. Setiap kali produk itu dipakai, brand kamu ikut “hadir” dalam aktivitas mereka.

Sementara itu, merchandise yang unik biasanya unggul di kesan pertama yang menciptakan momen yang memorable. Namun, efek ini sering kali bersifat jangka pendek. 

Ketika produk tidak memiliki fungsi yang jelas atau jarang digunakan, intensitas interaksi dengan brand pun ikut menurun.

2. Frekuensi Penggunaan & Exposure Brand

Dari sisi daya tahan penggunaan, merchandise fungsional cenderung lebih unggul karena memang dirancang untuk dipakai terus-menerus. Produk seperti tumbler, tote bag, atau notebook punya siklus penggunaan yang panjang. 

Sebaliknya, merchandise unik sering kali berhenti di tahap penyimpanan karena dianggap terlalu sayang untuk dipakai atau justru kurang praktis.

3. Efektivitas Biaya

Jika dilihat dari efektivitas biaya, merchandise yang fungsional juga biasanya lebih mudah disesuaikan untuk berbagai kebutuhan, terutama dalam jumlah besar. 

Produk yang berguna biasanya cenderung lebih sederhana dan bisa diproduksi secara efisien tanpa mengorbankan nilai guna. 

Sementara merchandise unik, meskipun menarik, sering kali membutuhkan biaya produksi lebih tinggi karena desain atau material yang lebih kompleks.

Baca juga: Tak Hanya Disimpan di Laci, Ini 9 Produk Merchandise yang Paling Sering Dipakai

Strategi Menemukan Keseimbangan yang Tepat

Jadi, mana yang harus kamu pilih? Jawabannya tergantung tujuan kamu. 

Berikut strategi yang bisa kamu gunakan:

1. Sesuaikan dengan Tujuan Campaign

Kalau tujuan kamu adalah brand awareness jangka panjang, merchandise fungsional jelas lebih unggul. Tapi kalau kamu ingin menciptakan hype atau campaign spesial, merchandise unik bisa jadi pilihan.

2. Prioritaskan Produk yang Akan Dipakai

Sebelum memilih, tanyakan ke diri kamu: “Apakah produk ini akan benar-benar digunakan?”

Kalau jawabannya tidak, kemungkinan besar exposure brand kamu juga akan minim.

3. Kombinasikan Keduanya

Strategi terbaik sering kali bukan memilih salah satu, tapi mengombinasikan keduanya.

Gunakan merchandise fungsional sebagai item utama, lalu tambahkan merchandise unik sebagai pelengkap untuk meningkatkan daya tarik.

Saatnya Pilih Merchandise yang Sesuai untuk Brand Kamu!

image 11

Pada akhirnya, memilih antara produk merchandise fungsional dan merchandise unik bukan soal mana yang lebih bagus, tapi mana yang paling efektif untuk tujuan brand kamu.

Kalau kamu ingin brand kamu terus diingat, produk yang sering dipakai jelas punya keunggulan. Tapi kalau kamu ingin menciptakan momen yang memorable, sentuhan unik tetap punya peran.

Kuncinya ada di strategi.

SUP Creative siap bantu kamu menemukan kombinasi produk merchandise terbaik yang tetap relevan dan tidak sekadar “sekali lihat lalu lupa”.

Yuk, ciptakan merchandise yang terus diingat karena benar-benar digunakan. 

Hubungi tim B2B Sales SUP Creative melalui WhatsApp untuk mendiskusikan kebutuhan merchandise sekarang juga!

Tentang Penulis

Hana Palestri

Hana Palestri

Digital Marketer

Halo, SUP Creative di sini! 👋

Silakan isi form di bawah untuk terhubung ke WhatsApp kami.

Form Whatsapp
Minta Penawaran
Scroll to Top