Kenali 5 Jenis Merchandise Event yang Paling Sering Dikeluhkan Peserta

24 Maret 2026 Oleh Hana Palestri ± 4 Menit Baca
Kenali 5 Jenis Merchandise Event yang Paling Sering Dikeluhkan Peserta
image 12

Bagi banyak peserta, merchandise event menjadi salah satu hal yang paling diingat setelah acara selesai.

Souvenir yang menarik, berguna, dan berkualitas bisa meninggalkan kesan positif terhadap brand maupun penyelenggara acara. Sebaliknya, merchandise yang kurang tepat justru sering menjadi bahan keluhan peserta.

Beberapa jenis merchandise event bahkan cukup sering mendapatkan komentar negatif karena dianggap kurang berguna, cepat rusak, atau kualitasnya terlalu rendah.

Agar hal tersebut tidak terjadi pada event yang kamu selenggarakan, ada baiknya mengenali beberapa jenis merchandise yang paling sering dikeluhkan oleh peserta.

Jenis Merchandise Event yang Paling Sering Dikeluhkan Peserta

1. Merchandise yang Kualitasnya Rendah

Salah satu keluhan paling umum dari peserta event adalah merchandise yang terasa “murah” saat digunakan. Misalnya tote bag yang bahannya terlalu tipis, kaos yang mudah melar, atau notebook dengan kertas yang sangat tipis.

Masalah ini biasanya muncul karena vendor memilih bahan dengan kualitas rendah demi menekan biaya produksi.

Dalam jangka panjang, merchandise seperti ini justru bisa memberikan kesan negatif terhadap penyelenggara acara. Beberapa dampak yang sering terjadi adalah:

  • produk cepat rusak setelah beberapa kali digunakan
  • peserta merasa merchandise hanya formalitas saja
  • citra brand ikut terkesan kurang profesional

Baca juga: 5 Makna Merchandise Event dari Sudut Pandang Pengalaman Peserta

2. Merchandise yang Tidak Memiliki Fungsi Jelas

Ada juga merchandise yang terlihat menarik secara visual, tetapi sebenarnya jarang digunakan oleh penerima.

Misalnya produk yang terlalu unik, dekoratif, atau tidak memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Akibatnya, beberapa hal ini mungkin bisa terjadi:

  • merchandise hanya disimpan di rumah
  • sebagian peserta bahkan langsung membuangnya
  • brand exposure yang diharapkan tidak terjadi

Padahal tujuan utama merchandise adalah agar produk tersebut benar-benar digunakan oleh penerima.

3. Merchandise dengan Desain Logo Terlalu Dominan

Branding memang penting dalam merchandise event. Namun, jika logo perusahaan terlalu besar atau desainnya terlalu mencolok, tidak semua orang merasa nyaman menggunakannya.

Contohnya:

  • logo yang sangat besar 
  • penempatan logo yang kurang tepat 
  • desain yang terlalu “promosi”

Banyak peserta akhirnya memilih tidak menggunakan merchandise yang salah tersebut karena terasa seperti “iklan berjalan”.

4. Merchandise yang Mudah Rusak

Ya, keluhan lain yang cukup sering muncul adalah merchandise yang cepat rusak bahkan sebelum sempat digunakan dengan baik.

Hal seperti ini sering terjadi jika proses produksi tidak memiliki kontrol kualitas yang baik.

Misalnya:

  • pulpen yang tintanya cepat habis
  • tumbler yang tutupnya mudah bocor
  • gantungan kunci yang mudah patah

Bagi peserta, pengalaman ini tentu cukup mengecewakan karena merchandise terasa tidak bernilai.

5. Merchandise yang Terlalu Generik

Terakhir, jenis merchandise event yang terlalu standar atau “biasa saja” juga sering kurang berkesan bagi peserta.

Ketika merchandise terasa terlalu generik, peserta cenderung tidak memiliki keterikatan emosional terhadap event tersebut.

Beberapa produk tersebut, misalnya:

  • tidak memiliki desain menarik
  • terlihat sama seperti merchandise dari event lain
  • tidak mencerminkan tema acara

Baca juga: 7 Tantangan Event Organizer saat Menyesuaikan Merchandise dengan Tema Event

Jadi, Pilih Merchandise Event yang Seperti Apa?

Agar merchandise benar-benar memberikan dampak positif, penyelenggara event perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum menentukan produk yang akan dibagikan.

Beberapa prinsip yang bisa dijadikan acuan antara lain:

  • pilih produk yang memiliki fungsi jelas dalam kehidupan sehari-hari
  • gunakan bahan yang cukup kuat dan tahan lama
  • desain branding yang tetap menarik tanpa terlalu berlebihan
  • pastikan produk nyaman digunakan oleh banyak orang

Dengan pendekatan ini, merchandise tidak hanya menjadi souvenir acara, tetapi juga media branding yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Wujudkan Merchandise yang Tepat dan Disukai Seluruh Peserta!

image 36

Merchandise yang tepat bisa membantu memperkuat kesan positif terhadap sebuah event. Sebaliknya, merchandise yang kurang berkualitas justru dapat menimbulkan keluhan dari peserta.

Karena itu, memilih jenis merchandise dan vendor produksi yang tepat menjadi langkah penting bagi setiap penyelenggara acara.

Jika kamu sedang merencanakan merchandise untuk seminar, konferensi, atau event perusahaan lainnya, bekerja sama dengan vendor yang berpengalaman dapat membantu memastikan kualitas produk tetap terjaga.

Yuk, wujudkan merchandise event yang lebih bermanfaat, berkualitas, dan benar-benar berkesan bagi para peserta bareng SUP Creative!

Tentang Penulis

Hana Palestri

Hana Palestri

Digital Marketer

Halo, SUP Creative di sini! 👋

Silakan isi form di bawah untuk terhubung ke WhatsApp kami.

Form Whatsapp
Minta Penawaran
Scroll to Top